Sabtu, 05 Desember 2020 Perhatian : Pengambilan berita kabarriau.net harus mencantumkan kabarriau, boleh krN, atau kami akan menuntut sesuai UU No.12 Thn 1997 tentang Hak Cipta
 
Bau Limbah Pabrik Mie Sagu Buat Warga Desa Alah Air Jadi Resah
Selasa, 06 Desember 2011 - 09:05:50 WIB

Kabar Riau - Meranti

Meranti

Dewasa ini kesadaran akan lingkungan sudah meningkat. Masalah pencemaran sudah banyak menarik minat, mulai lapisan bawah sampai lapisan atas. Setiap pemerintah daerah mewajibkan pembuatan instalasi pengolahan limbah kepada pimpinan industri di daerahnya, bahkan sudah ada yang diajukan kepengadilan karena pelanggaran limbah tersebut.

Masalah limbah pabrik mie sagu yang berada di Desa Alah Air Jalan Puskesmas atau jalan kesehatan Kabupaten Meranti, berdekatan sekali dengan sekitar rumah warga, sehingga warga setempat pabrik merasa resah.

Keresahan warga di sekitar pabrik di karenakan, limbah pabrik mie sagu tersebut mengeluarkan limbah udara yang mengakibatkan udara menjadi bau yang tidak sedap sekali, sehingga warga di sekitar lokasi pabrik menjadi tidak nyaman.

Salah seorang warga tempatan saat di jumpai Kabar Riau mengatakan, pabrik mie sagu ini telah beroperasi di wilayah kami sudah berjalan selama 5 tahun lebih. Bau yang tersebar kemana-mana ini, di akibatkan tidak berjalannya dengan baik saluran air pembuangan limbah pabrik mie sagu tersebut.

Hal ini belum mendapat tanggapan serius dari pemerintah setempat. Sangat kita sayangkan sekali, pabrik mie sagu tersebut berkwalitas ekspor, ekspor lokal seperti ke Pekanbaru dan ekspor luar negerinya ke Singapura dan Malaysia.

Dari opset produksi mereka yang cukup besar tersebut, sangat mustahil sekali masalah lingkungan tidak ada perhatian mereka sama sekali ungkap, Atan.

Saat Kabar Riau menanyakan kenapa saluran air limbah pabrik mie sagu mereka mereka tidak di perhatikan sehingga membuat warga sekitar menjadi resah oleh bau limbah pabrik mie sagu tersebut, namun dengan entengnya pemilik pabrik mie sagu menjawab, masalah ini tidak jadi masalah karena sudah ada berapa anggota Dinas kesehatan mengatakan tidak ada masalah.

Mengenai saluran air yang ada, hal itu bukan urusan saya karena itu bukan salah saya, alasannya kenapa pemerintah setempat tidak membuat saluran air di tepi jalan yang ada, ungkapnya.(KS MA)

(3629) Dibaca

 
Komentar Anda :
 




 
Redaksi | Index Berita | RSS | E-mail | Index Iklan Copyright © 2010-2018 by KabarRiau.net. All Rights Reserved