Sabtu, 24 Oktober 2026 Perhatian : Pengambilan berita kabarriau.net harus mencantumkan kabarriau, boleh krN, atau kami akan menuntut sesuai UU No.12 Thn 1997 tentang Hak Cipta
 
Merawat Tuah, Menjaga Marwah: Datuk Muhammad Nasir Apresiasi Jejak Pengabdian Komjen Herry Heryawan di Bumi Lancang Kuning
Sabtu, 11 Oktober 2026 - 07:20:42 WIB

Kabar Riau - Riau Provinsi
Panglima Besar Hulubalang LAMR Hadiri Pelepasan Komjen Herry Heryawan, Apresiasi Dedikasi untuk Alam dan Budaya Melayu

SHARE
   
 

PEKANBARU

Nuansa khidmat, penuh kehangatan, dan sarat nilai luhur adat Melayu menyelimuti acara Majelis Melepas Kepindahan dan Syukuran Komjen Pol. Dr. Herry Heryawan, S.I.K., M.H., M.Hum., yang berlangsung di Gedung Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Provinsi Riau, Sabtu (10/10/2026).

Momentum tersebut menjadi wujud penghormatan masyarakat adat Melayu Riau terhadap pengabdian Komjen Pol. Herry Heryawan selama menjalankan amanahnya di Bumi Lancang Kuning.

Hadir dalam majelis tersebut, Panglima Besar Hulubalang LAMR, Datuk Muhammad Nasir, bersama jajaran pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Hulubalang LAMR. Kehadiran mereka menjadi simbol penghormatan sekaligus ungkapan terima kasih atas dedikasi dan kepedulian Komjen Herry Heryawan terhadap masyarakat, kelestarian lingkungan, serta marwah budaya Melayu.

Mengusung motto "Menyudahi Amanah Lama, Menjunjung Amanah Baru", kegiatan tersebut bukan sekadar seremoni pelepasan, melainkan juga menjadi ruang silaturahmi yang mempererat hubungan antara institusi kepolisian dan masyarakat adat Melayu Riau.

Datuk Muhammad Nasir Apresiasi Kepedulian terhadap Budaya Melayu

Panglima Besar Hulubalang LAMR, Datuk Muhammad Nasir, memberikan apresiasi terhadap pengabdian Komjen Pol. Herry Heryawan yang dinilai telah menunjukkan perhatian terhadap pelestarian nilai-nilai budaya Melayu selama bertugas di Provinsi Riau.

Salah satu langkah yang mendapat perhatian masyarakat adat adalah kebijakan penggunaan tanjak Melayu setiap hari Jumat di lingkungan kedinasan.

Penggunaan tanjak tersebut dipandang bukan sekadar pelengkap pakaian adat, melainkan simbol penghormatan terhadap identitas, kehormatan, serta kearifan lokal masyarakat Melayu.

Bagi masyarakat Melayu, tanjak memiliki makna filosofis yang mendalam. Selain menjadi lambang kebesaran dan jati diri, tanjak juga mencerminkan nilai kesantunan, tanggung jawab, serta penghormatan terhadap adat istiadat.

Karena itu, upaya memperkenalkan dan membiasakan penggunaan tanjak di lingkungan kepolisian dinilai menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap pelestarian warisan budaya daerah.

Green Policing, Wujud Kepedulian terhadap Alam Bumi Lancang Kuning

Selain kepeduliannya terhadap budaya Melayu, Komjen Pol. Herry Heryawan juga mendapat apresiasi atas dorongannya terhadap program Green Policing, yang menempatkan kepedulian lingkungan sebagai bagian dari pendekatan kepolisian kepada masyarakat.

Program tersebut dinilai sejalan dengan falsafah kehidupan masyarakat Melayu yang menjunjung tinggi hubungan harmonis antara manusia, alam, dan lingkungan sekitarnya.

Melalui semangat penghijauan, pelestarian lingkungan, serta peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga alam, Green Policing dipandang membawa pesan bahwa tanggung jawab menjaga lingkungan merupakan kepentingan bersama.

Semangat ini selaras dengan semboyan "Merawat Tuah, Menjaga Marwah", yang mencerminkan komitmen masyarakat Melayu dalam menjaga warisan leluhur, kehormatan adat, serta kelestarian alam untuk generasi mendatang.

Bagi Hulubalang LAMR, kepedulian terhadap lingkungan dan penghormatan terhadap budaya lokal merupakan dua nilai penting yang patut terus dikembangkan dalam kehidupan bermasyarakat.

Pelepasan Penuh Makna, Pengabdian Diharapkan Terus Menginspirasi

Kehadiran Datuk Muhammad Nasir bersama jajaran pengurus DPP Hulubalang LAMR dengan mengenakan pakaian adat Melayu semakin mempertegas suasana penghormatan dalam majelis pelepasan tersebut.

Acara ini juga mencerminkan eratnya hubungan silaturahmi antara masyarakat adat dan jajaran kepolisian yang telah terbangun selama masa pengabdian Komjen Pol. Herry Heryawan di Provinsi Riau.

Bagi masyarakat adat, perpindahan tugas merupakan bagian dari perjalanan pengabdian seorang aparatur negara. Namun, nilai-nilai kebaikan, kebersamaan, serta kepedulian yang telah ditanamkan diharapkan tetap tumbuh dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

DPP Hulubalang LAMR turut menyampaikan doa dan harapan agar Komjen Pol. Herry Heryawan senantiasa diberikan kesehatan, kelancaran, keberkahan, serta kesuksesan dalam menjalankan amanah di tempat tugas yang baru.

Penghormatan yang diberikan melalui majelis adat tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa hubungan antara kepolisian dan masyarakat tidak hanya dibangun melalui pelaksanaan tugas penegakan hukum, tetapi juga melalui pendekatan kemanusiaan, penghargaan terhadap kearifan lokal, serta kepedulian terhadap lingkungan.

Di Bumi Lancang Kuning, amanah boleh berganti dan tempat pengabdian boleh berpindah. Namun, penghormatan terhadap adat, kepedulian terhadap alam, serta nilai-nilai kebaikan yang ditinggalkan akan senantiasa menjadi bagian dari kenangan masyarakat Melayu Riau.

Merawat tuah, menjaga marwah, menjunjung adat, dan melestarikan alam demi masa depan generasi penerus bangsa.*krN/Rishki

(12033) Dibaca

 
Komentar Anda :
 




 
Redaksi | Indeks Berita | RSS | Indeks Iklan Copyright © 2010-2023 by KabarRiau.net. All Rights Reserved