Sabtu, 24 Oktober 2026 Perhatian : Pengambilan berita kabarriau.net harus mencantumkan kabarriau, boleh krN, atau kami akan menuntut sesuai UU No.12 Thn 1997 tentang Hak Cipta
 
Rombongan Forum BPN X Koto Singkarak Kunjungi Desa Tarai Bangun, Pelajari Program Ketahanan Pangan dan Kesejahteraan Lansia
Senin, 19 Oktober 2026 - 06:05:41 WIB

Kabar Riau - Nasional
Jadi Tujuan Studi Tiru dari Sumatera Barat, Desa Tarai Bangun Kampar Berbagi Strategi Ketahanan Pangan dan Pembinaan Lansia
SHARE
   
 

KAMPAR, RIAU

Desa Tarai Bangun, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, menjadi tujuan kunjungan studi tiru Forum BPN se-Kecamatan X Koto Singkarak, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, Senin (19/10/2026).

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan wawasan, pengetahuan, serta memperkuat sinergi antardaerah dalam pengelolaan program ketahanan pangan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya warga lanjut usia (lansia).

Rombongan Forum BPN X Koto Singkarak yang dipimpin langsung oleh Kepala Seksi Pemerintahan Kecamatan X Koto Singkarak, Leni Astuti, S.H., disambut penuh kehangatan oleh Penjabat (Pj.) Kepala Desa Tarai Bangun, Angri Septari, S.Pd.SD., M.Si., bersama sekretaris desa dan seluruh jajaran perangkat desa.

Turut hadir Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Tarai Bangun, Mardiyus, S.Pd., beserta seluruh anggota BPD, pengurus lansia, serta sejumlah anggota kelompok lansia setempat.

Kegiatan yang berlangsung di Kantor Desa Tarai Bangun tersebut berjalan dalam suasana akrab dan penuh kekeluargaan. Pertemuan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga wadah bertukar pengalaman dan menggali berbagai inovasi pembangunan desa yang berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Pj Kades Angri Septari Paparkan Program Unggulan Desa

Dalam kesempatan tersebut, Pj. Kepala Desa Tarai Bangun, Angri Septari, memaparkan secara menyeluruh profil desa, berbagai program pembangunan, serta strategi pemerintah desa dalam mendukung ketahanan pangan dan meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat lanjut usia.

Ia menjelaskan bahwa penguatan ketahanan pangan merupakan salah satu bagian penting dalam mendorong kemandirian masyarakat desa. Di sisi lain, perhatian terhadap kelompok lansia juga menjadi bagian dari upaya menciptakan pembangunan yang inklusif dan berkeadilan.

Melalui kegiatan studi tiru ini, Pemerintah Desa Tarai Bangun berbagi pengalaman mengenai pelaksanaan program yang telah berjalan, termasuk pola koordinasi dan keterlibatan berbagai unsur masyarakat.

Pemaparan tersebut mendapat perhatian dari rombongan karena memberikan gambaran mengenai pentingnya kerja sama antara pemerintah desa, lembaga kemasyarakatan, dan masyarakat dalam menjalankan program pembangunan secara berkelanjutan.

Sementara itu, Ketua BPD Tarai Bangun, Mardiyus, S.Pd., turut memberikan penjelasan mengenai sinergi antara pemerintah desa dan BPD dalam mendukung berbagai program pelayanan masyarakat.

Ia juga memaparkan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) terkait kerja sama dalam penanganan dan pembinaan warga lanjut usia.

Melalui kesepahaman tersebut, diharapkan pelaksanaan program pembinaan lansia dapat berjalan lebih terarah, terstruktur, dan berkesinambungan sehingga keberadaan para lansia benar-benar mendapatkan perhatian dalam pembangunan desa.

Ketua Forum BPN Jamalus Apresiasi Sambutan Pemerintah Desa Tarai Bangun

Menjelang berakhirnya kegiatan, Ketua Forum BPN X Koto Singkarak, Jamalus, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Pemerintah Desa Tarai Bangun beserta seluruh jajaran atas sambutan yang hangat dan penuh kekeluargaan.

Menurutnya, kunjungan studi tiru tersebut memberikan pengalaman serta pengetahuan berharga yang dapat dijadikan bahan pembelajaran untuk diterapkan dan dikembangkan di wilayah Kecamatan X Koto Singkarak, Kabupaten Solok.

"Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Desa Tarai Bangun, khususnya Ibu Pj. Kepala Desa beserta seluruh jajaran, yang telah menerima kunjungan kami dengan sangat baik. Banyak ilmu dan pengalaman berharga yang kami dapatkan dari kegiatan ini, "ujar Jamalus.

Ia berharap berbagai praktik baik yang telah diterapkan di Desa Tarai Bangun dapat menjadi inspirasi bagi pemerintah nagari di Kecamatan X Koto Singkarak dalam mengembangkan program ketahanan pangan sekaligus meningkatkan perhatian terhadap kesejahteraan lansia.

"Kami berharap setelah kembali ke nagari masing-masing, ilmu dan pengalaman yang diperoleh dari Desa Tarai Bangun dapat menjadi bahan pembelajaran untuk diterapkan sesuai kondisi daerah kami. Terutama bagaimana masyarakat lanjut usia bisa mendapatkan perhatian yang lebih baik dan hidup lebih sejahtera, "pungkasnya.

Studi Tiru Jadi Momentum Memperkuat Pembangunan Desa

Kunjungan Forum BPN X Koto Singkarak ke Desa Tarai Bangun menjadi salah satu bentuk pertukaran pengetahuan antardaerah dalam mendorong kemajuan pembangunan desa dan nagari.

Kegiatan ini sekaligus menunjukkan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari kemajuan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari kemampuan pemerintah desa dalam menghadirkan program yang menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung.

Ketahanan pangan menjadi fondasi penting bagi kemandirian ekonomi masyarakat, sementara pelayanan dan pembinaan lansia merupakan wujud kepedulian sosial terhadap warga yang telah memberikan kontribusi bagi keluarga dan lingkungan sepanjang kehidupannya.

Dengan adanya kegiatan studi tiru tersebut, diharapkan hubungan silaturahmi dan kerja sama antara Pemerintah Desa Tarai Bangun, Kabupaten Kampar, dengan Forum BPN X Koto Singkarak, Kabupaten Solok, semakin erat.

Pertukaran pengalaman ini juga diharapkan mampu melahirkan berbagai gagasan dan inovasi baru dalam mewujudkan desa dan nagari yang mandiri, maju, serta berpihak pada kesejahteraan seluruh lapisan masyarakat.**krN/Asmeri

(33465) Dibaca

 
Komentar Anda :
 




 
Redaksi | Indeks Berita | RSS | Indeks Iklan Copyright © 2010-2023 by KabarRiau.net. All Rights Reserved