BUNGARAYA
Komitmen Polri dalam mendukung ketahanan pangan nasional terus diwujudkan melalui aksi nyata di tengah masyarakat. Bhabinkamtibmas Kampung Bungaraya, Polsek Bungaraya, Polres Siak, Bripka Ricky Hidayat, turun langsung memantau perkembangan tanaman jagung milik warga di Dusun Endang Dharma, Kampung Bungaraya, Kecamatan Bungaraya, Kabupaten Siak, Kamis (5/11/2026).
Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 09.10 WIB tersebut merupakan bagian dari pemantauan Program Pekarangan Pangan Bergizi, sekaligus memastikan lahan pertanian masyarakat tetap produktif dalam mendukung ketersediaan pangan.
Dalam pengecekan tersebut, Bripka Ricky Hidayat meninjau tanaman jagung milik Gino dengan luas lahan sekitar 0,3 hektare. Tanaman jagung yang telah memasuki usia 42 hari itu saat ini masih dalam tahap perawatan.
Kehadiran Bhabinkamtibmas di lahan pertanian menjadi bukti bahwa tugas kepolisian tidak hanya berkutat pada penegakan hukum dan pemeliharaan keamanan, tetapi juga mendukung aktivitas produktif masyarakat.
Pemantauan dilakukan untuk melihat langsung kondisi tanaman, sekaligus memberikan motivasi kepada pemilik lahan agar terus melakukan perawatan hingga memasuki masa panen.
Bhabinkamtibmas Kampung Bungaraya, Bripka Ricky Hidayat, menegaskan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam memanfaatkan lahan yang tersedia sebagai sumber pangan.
Menurutnya, tanaman jagung yang sedang memasuki masa pertumbuhan membutuhkan perhatian dan perawatan secara berkelanjutan agar hasil panen nantinya dapat optimal.
"Ketahanan pangan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan peran aktif seluruh masyarakat. Kami hadir untuk memberikan pendampingan dan motivasi agar warga semakin bersemangat memanfaatkan lahan produktif. Harapannya, tanaman jagung ini dapat tumbuh dengan baik hingga masa panen, "demikian pernyataan yang dapat disampaikan Bripka Ricky Hidayat.
Sementara itu, Kapolsek Bungaraya, AKP Mulyadi Sihombing, S.H., menekankan bahwa keterlibatan personel Bhabinkamtibmas dalam pemantauan pertanian merupakan bentuk dukungan kepolisian terhadap program ketahanan pangan nasional.
Menurutnya, keberhasilan program ketahanan pangan tidak cukup hanya dengan membuka lahan dan melakukan penanaman. Perawatan, pengawasan perkembangan tanaman, serta kesinambungan kegiatan menjadi bagian penting yang harus diperhatikan.
"Kami mendorong seluruh Bhabinkamtibmas untuk terus hadir mendampingi masyarakat, termasuk dalam kegiatan pertanian. Program ketahanan pangan harus memberikan manfaat nyata. Jangan hanya semangat saat penanaman, tetapi tanaman juga harus dirawat dan dipantau sampai menghasilkan panen yang baik, "demikian pernyataan yang dapat disampaikan AKP Mulyadi Sihombing.
Ia juga menekankan bahwa sinergi antara kepolisian dan masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam membangun kemandirian pangan di tingkat kampung.
Pemanfaatan lahan seluas 0,3 hektare milik Gino di Dusun Endang Dharma menunjukkan bahwa penguatan ketahanan pangan dapat dimulai dari tingkat masyarakat.
Dengan usia tanaman yang telah mencapai 42 hari, perhatian kini tertuju pada keberlanjutan perawatan agar pertumbuhan jagung tetap terjaga sampai memasuki masa panen.
Melalui kegiatan ini, Polsek Bungaraya memperlihatkan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya untuk menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif, tetapi juga ikut mendorong produktivitas pertanian.
Ketahanan pangan bukan sekadar slogan atau kegiatan seremonial. Keberhasilannya harus terlihat dari tanaman yang terawat, lahan yang produktif, dan hasil panen yang benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.*krN/Rishki