Kamis, 04 Juni 2026 Perhatian : Pengambilan berita kabarriau.net harus mencantumkan kabarriau, boleh krN, atau kami akan menuntut sesuai UU No.12 Thn 1997 tentang Hak Cipta
 
Wujudkan "Siak Kabupaten Hijau", Polres Siak dan Pemerintah Kampung Penyengat Tanam 7.000 Mangrove, Kapolres: Melindungi Tuah, Menjaga Marwah
Kamis, 04 Juni 2026 - 13:38:55 WIB

Kabar Riau - Siak
Green Policing Bergerak di Siak, Ribuan Bibit Mangrove Ditanam untuk Cegah Abrasi dan Jaga Ekosistem Laut

SHARE
   
 

SUNGAI  APIT

Komitmen menjaga kelestarian lingkungan pesisir terus diperkuat di Kabupaten Siak. Dalam rangka mendukung program Green Policing yang diinisiasi Polda Riau sekaligus mewujudkan visi "Siak Kabupaten Hijau", Polres Siak bersama Pemerintah Kampung Penyengat menggelar aksi penanaman 7.000 bibit mangrove di kawasan Pelabuhan Pasir, Kampung Penyengat, Kecamatan Sungai Apit, Kamis (4/6/2026).
Kegiatan yang melibatkan unsur pemerintah, kepolisian, tokoh masyarakat, dan warga setempat tersebut menjadi simbol kolaborasi nyata dalam menjaga kawasan pesisir dari ancaman abrasi dan kerusakan lingkungan.

Hadir langsung dalam kegiatan tersebut Kapolres Siak AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar, S.H., S.I.K., M.H., Wakil Bupati Siak Syamsurizal, S.Ag., M.Si., unsur Forkopimcam Sungai Apit, perangkat kampung, kelompok pembibitan mangrove, serta masyarakat Kampung Penyengat.

Dalam sambutannya, Kapolres Siak menegaskan bahwa gerakan penanaman mangrove bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bentuk tanggung jawab bersama dalam menjaga warisan alam yang menjadi kekuatan daerah.

Menurutnya, filosofi Melayu "Melindungi Tuah, Menjaga Marwah" sangat relevan dengan upaya pelestarian lingkungan yang tengah dilakukan.

"Tuah adalah segala kekayaan dan anugerah yang diberikan Allah SWT kepada daerah kita. Bagi masyarakat Kampung Penyengat dan Kecamatan Sungai Apit, salah satu tuah yang sangat berharga adalah kawasan pesisir dan hutan mangrove yang menjadi benteng alami dalam menjaga keseimbangan lingkungan, "ujar AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar.

Kapolres menjelaskan bahwa mangrove memiliki peran strategis dalam menjaga ekosistem pesisir. Selain berfungsi menahan abrasi dan gelombang laut, hutan mangrove juga menjadi habitat penting bagi berbagai biota laut yang menopang kehidupan masyarakat pesisir.

"Keberadaan mangrove merupakan aset yang harus kita jaga bersama demi keberlangsungan hidup generasi yang akan datang. Menanam mangrove berarti menanam harapan, perlindungan, dan masa depan, "tegasnya.

Ia juga memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kecamatan Sungai Apit, Pemerintah Kampung Penyengat, kelompok pembibitan, serta masyarakat yang selama ini konsisten menjaga dan mengembangkan kawasan mangrove sebagai bagian dari upaya mitigasi kerusakan lingkungan.

Sementara itu, Wakil Bupati Siak Syamsurizal menyampaikan bahwa kegiatan tersebut sejalan dengan komitmen Pemerintah Kabupaten Siak dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan yang berbasis pada pelestarian lingkungan hidup.

Menurutnya, gerakan penanaman mangrove harus menjadi budaya bersama, bukan hanya kegiatan sesaat. Dengan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, kawasan pesisir Siak diharapkan tetap lestari dan mampu memberikan manfaat ekonomi maupun ekologis bagi generasi mendatang.

Komitmen tersebut juga tercermin dari langkah Pemerintah Kampung Penyengat yang secara konsisten menjalankan program rehabilitasi mangrove. Sejak tahun 2025 hingga pertengahan 2026, tercatat sekitar 30.000 batang mangrove telah berhasil ditanam di wilayah tersebut melalui dukungan swadaya masyarakat dan kelompok pembibitan lokal.

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 10.00 WIB itu ditutup dengan penanaman bibit mangrove secara simbolis oleh seluruh tamu undangan. Suasana kebersamaan yang tercipta menjadi gambaran kuat bahwa menjaga lingkungan bukan hanya tugas pemerintah atau aparat, melainkan tanggung jawab bersama seluruh lapisan masyarakat.

Melalui gerakan ini, Sungai Apit kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu kawasan pesisir yang aktif menjaga ekosistem mangrove, sekaligus menjadi bagian penting dalam mewujudkan cita-cita besar Siak sebagai kabupaten hijau yang berkelanjutan.*krN/RN Garawn

(3385) Dibaca

 
Komentar Anda :
 




 
Redaksi | Indeks Berita | RSS | Indeks Iklan Copyright © 2010-2023 by KabarRiau.net. All Rights Reserved