Minggu, 07 Juni 2026 Perhatian : Pengambilan berita kabarriau.net harus mencantumkan kabarriau, boleh krN, atau kami akan menuntut sesuai UU No.12 Thn 1997 tentang Hak Cipta
 
Bau Menyengat dari Dapur MBG Sabak Permai Dikeluhkan Warga, Minta DLH Siak Turun Tangan
Minggu, 07 Juni 2026 - 17:29:38 WIB

Kabar Riau - Peristiwa
Bau Menyengat dari Dapur MBG Sabak Permai Dikeluhkan Warga, Minta DLH Siak Turun Tangan
SHARE
   
 

SABAK AUH - SIAK

Warga Kampung Sabak Permai, Kecamatan Sabak Auh, Kabupaten Siak, mengeluhkan bau menyengat yang diduga berasal dari aktivitas dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Bau yang tercium hampir setiap hari itu dinilai mengganggu kenyamanan warga dan dikhawatirkan berdampak terhadap kesehatan masyarakat di sekitar lokasi.

Keresahan warga bahkan telah dibahas dalam pertemuan yang digelar pada Jumat malam (5/6/2026). Dalam pertemuan tersebut, sejumlah warga menyampaikan keluhan terkait bau tidak sedap yang diduga berasal dari limbah sisa makanan, air cucian, maupun sampah organik hasil aktivitas dapur MBG.

Menurut warga, bau paling terasa pada sore hingga malam hari. Kondisi itu membuat sebagian warga terpaksa menutup pintu dan jendela rumah untuk mengurangi dampak bau yang masuk ke dalam rumah.

"Baunya cukup menyengat dan menusuk hidung. Kami khawatir jika terus berlangsung akan mengganggu kesehatan, terutama anak-anak dan orang tua, "ungkap salah seorang warga yang mengikuti pertemuan tersebut.

Dalam musyawarah itu, warga sepakat meminta pihak pengelola dapur MBG segera melakukan evaluasi terhadap sistem pengelolaan limbah yang digunakan. Selain itu, masyarakat juga mendesak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Siak turun langsung ke lapangan untuk melakukan pemeriksaan dan memastikan tidak terjadi pencemaran lingkungan.

Keluhan warga tersebut dinilai perlu mendapat perhatian serius mengingat pengelolaan limbah merupakan kewajiban yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup sebagaimana telah diubah melalui Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja.

Selain itu, Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup menegaskan bahwa setiap kegiatan yang menghasilkan limbah wajib melakukan pengelolaan sehingga tidak menimbulkan pencemaran maupun gangguan terhadap masyarakat sekitar.

Dari perspektif kesehatan lingkungan, bau menyengat yang berasal dari limbah organik yang membusuk dapat menjadi indikator adanya proses penguraian yang tidak tertangani secara optimal. Dalam kondisi tertentu, gas hasil pembusukan seperti amonia dan hidrogen sulfida dapat menimbulkan rasa tidak nyaman, pusing, mual, hingga gangguan saluran pernapasan bagi masyarakat yang terpapar secara terus-menerus.

Praktisi lingkungan juga menilai bahwa dapur dengan kapasitas produksi besar seperti dapur MBG seharusnya memiliki sistem pengelolaan limbah yang memadai, mulai dari pemisahan sampah organik dan anorganik, tempat penampungan tertutup, pengangkutan rutin, hingga sistem drainase yang baik guna mencegah timbulnya bau dan pencemaran.

Warga menegaskan mereka tidak menolak keberadaan Program Makan Bergizi Gratis yang merupakan program strategis pemerintah untuk meningkatkan kualitas gizi anak-anak. Namun, mereka berharap pelaksanaan program tersebut tetap memperhatikan aspek kesehatan dan lingkungan agar manfaatnya tidak menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat sekitar.

"Kami mendukung program MBG karena sangat bermanfaat untuk anak-anak. Yang kami minta hanya pengelolaan limbahnya diperbaiki supaya tidak mengganggu warga, "ujar salah seorang peserta pertemuan.

Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak pengelola dapur MBG terkait keluhan yang disampaikan warga. Masyarakat berharap DLH Kabupaten Siak, Dinas Kesehatan, pemerintah kampung, dan pihak pengelola segera melakukan peninjauan lapangan guna mencari solusi dan memastikan pengelolaan limbah dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku.*krN/Rishki

(3761) Dibaca

 
Komentar Anda :
 




 
Redaksi | Indeks Berita | RSS | Indeks Iklan Copyright © 2010-2023 by KabarRiau.net. All Rights Reserved