Rabu, 10 Juni 2026 Perhatian : Pengambilan berita kabarriau.net harus mencantumkan kabarriau, boleh krN, atau kami akan menuntut sesuai UU No.12 Thn 1997 tentang Hak Cipta
 
Media Online Klarifikasi Pemberitaan Dugaan Bau Limbah Dapur MBG Sabak Permai, Beri Ruang Hak Jawab Pengelola
Rabu, 10 Juni 2026 - 13:38:52 WIB

Kabar Riau - Siak
Terkait Pemberitaan Sebelumnya, Pengelola Dapur MBG Sabak Permai Sampaikan Penjelasan Resmi

SHARE
   
 

SABAK AUH

Menindaklanjuti pemberitaan sebelumnya terkait dugaan bau limbah yang disebut berasal dari dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Yayasan Mantap Sabak Auh Permai di Kecamatan Sabak Auh, media online ini memberikan ruang klarifikasi kepada pihak pengelola sebagai bentuk pelaksanaan prinsip keberimbangan dan hak jawab dalam kerja jurnalistik.

Klarifikasi tersebut disampaikan langsung oleh pihak yayasan melalui H. Muhaimin pada Rabu (10/6/2026), menyusul munculnya berbagai tanggapan dan perhatian publik terhadap pemberitaan yang telah diterbitkan sebelumnya.

Dalam keterangannya, Muhaimin menegaskan bahwa hingga saat ini pihak pengelola belum pernah menerima keluhan secara langsung dari masyarakat terkait dugaan bau limbah yang dikaitkan dengan aktivitas dapur MBG.

Menurutnya, apabila terdapat warga yang merasa terganggu atau menemukan persoalan di lapangan, pihak yayasan terbuka untuk menerima laporan dan siap melakukan perbaikan sebagaimana yang selama ini dilakukan terhadap berbagai kendala teknis operasional.

"Kami tidak pernah menutup diri. Jika ada persoalan, silakan disampaikan secara langsung agar bisa kami tindak lanjuti dan perbaiki, "ujarnya.

Pihak pengelola juga memberikan penjelasan terkait informasi yang berkembang mengenai limbah dapur. Dalam klarifikasi tersebut, diakui bahwa sebelumnya pernah ditemukan sisa makanan maupun tumpahan limbah yang tercecer di area sekitar dapur. Namun kondisi tersebut, menurut pengelola, telah ditangani melalui pembersihan rutin dan pengawasan terhadap pekerja.

Selain itu, Muhaimin membantah bahwa sumber bau yang menjadi sorotan berasal dari dapur MBG yang dikelola yayasan. Ia menyebut aroma tidak sedap yang tercium di sekitar lokasi diduga berasal dari kandang ayam yang berada di kawasan tersebut.

"Semua informasi yang disampaikan dalam pemberitaan sebelumnya kami pahami, tetapi menurut kami sumber bau tersebut bukan berasal dari dapur MBG, "jelasnya.

Pihak yayasan juga menyatakan kesiapan apabila dilakukan pemeriksaan atau verifikasi lapangan oleh instansi terkait guna memastikan pengelolaan limbah berjalan sesuai standar dan tidak menimbulkan dampak terhadap lingkungan sekitar.

Sebagai media yang berpegang pada prinsip akurasi, keberimbangan, dan independensi, redaksi memandang klarifikasi ini perlu dipublikasikan agar masyarakat memperoleh informasi yang utuh dari seluruh pihak yang berkaitan dengan persoalan tersebut.

Media ini juga menegaskan bahwa pemberitaan sebelumnya disusun berdasarkan hasil investigasi dan keterangan narasumber yang diperoleh di lapangan. Namun demikian, sesuai ketentuan Undang-Undang Pers dan Kode Etik Jurnalistik, setiap pihak yang merasa perlu memberikan penjelasan berhak memperoleh ruang untuk menyampaikan klarifikasi maupun hak jawab.

Dengan dimuatnya klarifikasi ini, diharapkan masyarakat dapat memperoleh gambaran yang lebih lengkap mengenai persoalan yang berkembang, sembari menunggu hasil verifikasi atau pemeriksaan lebih lanjut dari instansi berwenang apabila diperlukan.*krN/Rishki

(21809) Dibaca

 
Komentar Anda :
 




 
Redaksi | Indeks Berita | RSS | Indeks Iklan Copyright © 2010-2023 by KabarRiau.net. All Rights Reserved