Rabu, 24 Juni 2026 Perhatian : Pengambilan berita kabarriau.net harus mencantumkan kabarriau, boleh krN, atau kami akan menuntut sesuai UU No.12 Thn 1997 tentang Hak Cipta
 
Kurang dari 20 Jam, Polrestabes Medan Ringkus 6 Pelaku Pengeroyokan Maut dalam Bentrok Geng Motor di Patumbak
Rabu, 24 Juni 2026 - 03:23:41 WIB

Kabar Riau - Peristiwa
Petugas Satreskrim Polrestabes Medan memperlihatkan enam pelaku pengeroyokan yang mengakibatkan tewasnya seorang remaja dalam bentrokan antargeng motor di kawasan Patumbak, Selasa (23/6/2026)<
SHARE
   
 

Polrestabes Medan Kejar Pimpinan Geng Motor Usai Ungkap Kasus Pengeroyokan yang Merenggut Nyawa Remaja. 
Bentrok Antargeng Motor di Medan, Polrestabes Medan Ringkus 6 Pelaku Pengeroyokan yang Tewaskan Remaja di Patumbak

MEDAN - SUMUT

Tim gabungan Unit Pidana Umum (Pidum) Satreskrim Polrestabes Medan bersama Unit Reskrim Polsek Patumbak berhasil mengungkap kasus pengeroyokan yang mengakibatkan meninggalnya seorang remaja berinisial MN (14), warga Medan Tembung. Dalam waktu kurang dari 20 jam setelah kejadian, enam pelaku berhasil diamankan.

Kasat Reskrim AKBP Adryan Riski Lubis didampingi Kapolsek Patumbak Kompol Daulat Simamora, Kasi Humas AKP N. Gultom dan Kanit Pidum Iptu Hafizullah menjelaskan bahwa keenam pelaku yang telah diamankan masing-masing berinisial MOHH (17), RY (19), FT (17), RDS (18), GR (21), dan IL (17).

“Petugas berhasil mengungkap kasus pengeroyokan yang mengakibatkan hilangnya nyawa. Kasus ini dapat diungkap dalam waktu tidak kurang dari 20 jam, ”ujar AKBP Adryan Riski Lubis saat konferensi pers di Mapolrestabes Medan, Selasa (23/6/2026).

Berdasarkan hasil penyelidikan, bentrokan berdarah tersebut bermula ketika kelompok geng motor SL yang berafiliasi dengan geng motor SKM dan Towaga merencanakan penyerangan terhadap geng motor NKB. Kedua kelompok kemudian bertemu di kawasan Jalan Setia, Patumbak I.

Dalam bentrokan itu, gabungan geng motor SL, SKM dan Towaga datang dengan kekuatan sekitar 200 orang menggunakan sekitar 100 sepeda motor serta dua unit mobil. Sementara kelompok NKB hanya berjumlah sekitar 60 orang sehingga terpaksa mundur dari lokasi.

Di tengah kekacauan tersebut, korban MN terpisah dari rombongannya dan menjadi sasaran pengeroyokan. Korban diserang secara brutal menggunakan senjata tajam, kayu, serta panah oleh para pelaku. Setelah tak berdaya, tubuh korban bahkan diseret ke dalam parit.

Polisi saat ini masih melakukan pengembangan untuk memburu sejumlah pelaku lain, termasuk para pimpinan atau ketua geng motor yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut.

“Untuk ketua-ketua geng motor identitasnya sudah kami kantongi dan masih terus didalami. Semoga dalam waktu dekat dapat kami ungkap. Sementara ini tidak ditemukan keterkaitan dengan organisasi kemasyarakatan, ”tegas Iptu Hafizullah.

Kasus ini masih terus dikembangkan guna mengungkap seluruh pihak yang terlibat dalam aksi kekerasan yang merenggut nyawa seorang remaja tersebut.**krN/Syahdan

(7145) Dibaca

 
Komentar Anda :
 




 
Redaksi | Indeks Berita | RSS | Indeks Iklan Copyright © 2010-2023 by KabarRiau.net. All Rights Reserved