Jum'at, 26 Juni 2026 Perhatian : Pengambilan berita kabarriau.net harus mencantumkan kabarriau, boleh krN, atau kami akan menuntut sesuai UU No.12 Thn 1997 tentang Hak Cipta
 
Empang Pandan Jadi Percontohan Kampung Tangguh Anti Narkoba, Libatkan Eks Pecandu dalam Program Produktif
Kamis, 25 Juni 2026 - 11:45:18 WIB

Kabar Riau - Siak
Berantas Narkoba Lewat Pemberdayaan, Kampung Empang Pandan Bina Mantan Pecandu Jadi Pelaku Usaha Perikanan
SHARE
   
 

Empang Pandan Jadi Percontohan Kampung Tangguh Anti Narkoba, Libatkan Eks Pecandu dalam Program Produktif

KOTO GASIB

Komitmen dalam memerangi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika terus diperkuat melalui Program Kampung Tangguh Anti Narkoba. Salah satu kampung binaan Polres Siak, Kampung Empang Pandan, Kecamatan Koto Gasib, mendapat penilaian langsung dari Tim Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Riau, Rabu (24/6/2026).

Tim penilai dipimpin Kabag Bin Opsnal Ditresnarkoba Polda Riau, AKBP Yohannes Maruli Tua Sagala, S.IP., bersama jajaran personel Ditresnarkoba. 

Dari Polres Siak, hadir mewakili Kapolres Siak AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar, S.H., S.I.K., M.H., yakni Kasat Resnarkoba AKP Beny Afriandi Siregar, S.H., M.H., didampingi KBO Resnarkoba Iptu Fernando Manurung, S.H., M.H., KBO Satbinmas Iptu Sukrial, serta Kanit Reskrim Polsek Koto Gasib Ipda Alfitra Rinaldo, S.H., M.H.

Kedatangan rombongan disambut Penghulu Kampung Empang Pandan Agus Mulyono selaku Ketua Kampung Tangguh Anti Narkoba bersama Bhabinkamtibmas Aipda Mahadir Muhammad sebagai Wakil Ketua, perangkat kampung, serta tokoh masyarakat.

Rangkaian kegiatan diawali dengan penyambutan tim, kemudian dilanjutkan diskusi dan pemaparan program di Aula Kantor Kampung Empang Pandan. Dalam sesi tersebut, tim penilai menggali berbagai informasi mengenai efektivitas pelaksanaan program, sinergi tiga pilar antara pemerintah kampung, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas, serta tingkat partisipasi masyarakat dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba.

Selanjutnya, tim melakukan pemeriksaan administrasi dan dokumen pendukung, sekaligus meninjau Posko Kampung Tangguh Anti Narkoba guna memastikan kesiapan operasional serta keberlangsungan program di lapangan.

Salah satu aspek yang mendapat perhatian khusus dari tim penilai adalah inovasi pemberdayaan masyarakat melalui unit usaha budidaya perikanan. Di lokasi tersebut terdapat kolam budidaya ikan patin dan area pemancingan galatama yang dikelola sebagai bagian dari program ekonomi produktif kampung.

Yang menarik, pengelolaan unit usaha tersebut melibatkan mantan penyalahguna narkoba sebagai tenaga kerja. Langkah ini dinilai menjadi bentuk rehabilitasi sosial yang nyata dengan memberikan kesempatan bagi mereka untuk kembali produktif, mandiri secara ekonomi, serta menjauh dari penyalahgunaan narkotika.

Ketua Kampung Tangguh Anti Narkoba, Agus Mulyono, mengatakan bahwa keberhasilan program tidak hanya bergantung pada upaya penegakan hukum, tetapi juga pada keterlibatan seluruh elemen masyarakat dalam membangun lingkungan yang sehat dan produktif.

"Kami ingin pencegahan narkoba tidak berhenti pada sosialisasi semata. Yang lebih penting adalah memberikan kesempatan kepada mereka yang pernah terjerumus agar dapat bangkit, bekerja, dan kembali diterima di tengah masyarakat, "ujarnya.

Usai seluruh rangkaian penilaian dan peninjauan lapangan selesai, Tim Ditresnarkoba Polda Riau kembali menuju Pekanbaru. Seluruh kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

Melalui Program Kampung Tangguh Anti Narkoba, Kampung Empang Pandan diharapkan mampu menjadi contoh bagi wilayah lain dalam membangun kolaborasi antara aparat, pemerintah, dan masyarakat guna mewujudkan lingkungan yang Bersih Narkoba (Bersinar) sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program-program pemberdayaan yang berkelanjutan.*krN/RN Garawn

(2069) Dibaca

 
Komentar Anda :
 




 
Redaksi | Indeks Berita | RSS | Indeks Iklan Copyright © 2010-2023 by KabarRiau.net. All Rights Reserved