BELAWAN - SUMUT
Harapan baru bagi masyarakat pesisir mulai tumbuh dari Palu Kuro, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Melalui program pengembangan Ekonomi Biru, Komando Daerah Angkatan Laut I (Kodaeral I) menghadirkan langkah nyata dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat maritim melalui pemanfaatan potensi kelautan secara produktif dan berkelanjutan.
Program tersebut ditinjau langsung oleh Komandan Kodaeral I, Laksamana Muda TNI Deny Septiana, S.A.P., M.A.P., didampingi Ketua Daerah Jalasenastri Kodaeral I, Ny. Lia Deny Septiana, Selasa (7/7/2026). Kehadiran keduanya menjadi bukti komitmen TNI Angkatan Laut dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir melalui pemberdayaan ekonomi berbasis sumber daya laut.
Pengembangan Ekonomi Biru di Palu Kuro mengadopsi konsep yang telah berhasil diterapkan di Nusa Tenggara Barat, yakni budidaya kepiting bakau menggunakan sistem Vertical Crab House atau Apartemen Kepiting Bakau. Metode ini dinilai lebih efisien dalam pemanfaatan lahan, mampu meningkatkan produktivitas budidaya, sekaligus membuka peluang usaha baru yang bernilai ekonomi tinggi bagi masyarakat pesisir.
Selain berorientasi pada peningkatan pendapatan masyarakat, program ini juga bertujuan mendorong keterlibatan generasi muda pesisir agar semakin aktif mengembangkan potensi maritim di wilayahnya. Dengan demikian, pemanfaatan sumber daya laut tidak hanya memberikan manfaat ekonomi jangka pendek, tetapi juga menjadi investasi bagi keberlanjutan pembangunan kawasan pesisir.
Dalam pelaksanaannya, program ini melibatkan 20 personel militer bersama empat warga yang secara aktif bergotong royong membangun sarana budidaya kepiting bakau. Memasuki hari kelima pelaksanaan, progres pembangunan menunjukkan hasil yang positif dan ditargetkan rampung dalam waktu 30 hari.
Komandan Kodaeral I, Laksamana Muda TNI Deny Septiana, menegaskan bahwa pengembangan Ekonomi Biru merupakan salah satu bentuk pengabdian TNI Angkatan Laut kepada masyarakat.
Menurutnya, laut bukan hanya menjadi wilayah pertahanan negara, tetapi juga sumber kehidupan yang harus dikelola secara bijaksana demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Melalui program Ekonomi Biru ini, Kodaeral I ingin mendorong masyarakat pesisir agar lebih produktif dan mandiri. Potensi kelautan harus dimanfaatkan dengan baik sehingga mampu memberikan manfaat ekonomi yang nyata bagi masyarakat, "ujar Laksamana Muda TNI Deny Septiana.
Kodaeral I berharap program tersebut dapat menjadi model pemberdayaan ekonomi masyarakat maritim yang bisa diterapkan di berbagai wilayah pesisir Indonesia. Sinergi antara TNI Angkatan Laut dan masyarakat diharapkan mampu membangun ekosistem ekonomi biru yang tangguh, berkelanjutan, serta memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir.
Editor: Pujiatik
Sumber: Dispen Kodaeral I