Selasa, 14 Juli 2026 Perhatian : Pengambilan berita kabarriau.net harus mencantumkan kabarriau, boleh krN, atau kami akan menuntut sesuai UU No.12 Thn 1997 tentang Hak Cipta
 
DPD MON Sumut Soroti Mahalnya Tiket PRSU 2026, Nilai Fungsi Edukasi dan Budaya Bergeser Menjadi Ajang Bisnis
Senin, 13 Juli 2026 - 08:14:47 WIB

Kabar Riau - Nasional
Johan Merdeka Kritik Tarif Masuk PRSU 2026, Sebut Pesta Rakyat Jangan Bergeser Jadi Ajang Bisnis
SHARE
   
 

Harga Tiket PRSU 2026 Tuai Sorotan, DPD MON Sumut Usulkan Gratis bagi Pelajar dan Mahasiswa

MEDAN - SUMUT

Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Media Online Nasional (MON) Provinsi Sumatera Utara menyoroti tingginya harga tiket masuk Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) Tahun 2026 yang dinilai memberatkan masyarakat dan berdampak pada menurunnya minat pengunjung untuk datang.

Ketua DPD MON Sumut, Johan Merdeka, didampingi Syahdan, menyampaikan keprihatinannya terhadap kebijakan tarif masuk PRSU yang dipatok sebesar Rp35.000 per orang setiap hari bagi pengunjung berusia 5 tahun ke atas. Sementara pada hari penyelenggaraan konser artis, harga tiket meningkat menjadi Rp75.000 per orang.

Menurut Johan Merdeka, kebijakan tersebut berpotensi mengurangi kesempatan masyarakat, khususnya kalangan ekonomi menengah ke bawah, untuk menikmati pameran yang selama ini dikenal sebagai agenda tahunan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan identik dengan pesta rakyat.

"PRSU seharusnya menjadi pesta rakyat yang dapat dinikmati seluruh lapisan masyarakat, bukan justru terkesan menjadi ajang bisnis dengan harga tiket yang cukup tinggi, "ujarnya.

Ia menilai, esensi penyelenggaraan PRSU perlu dikembalikan pada tujuan awalnya, yakni sebagai sarana promosi pembangunan daerah, media edukasi, pelestarian seni dan budaya, serta wadah pengembangan ekonomi masyarakat melalui promosi produk unggulan daerah.

Menurutnya, PRSU memiliki peran penting dalam memperkenalkan budaya dan kesenian dari berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Utara, memamerkan hasil pertanian, perkebunan, industri, potensi pariwisata, dunia pendidikan, hingga berbagai inovasi dan karya masyarakat yang patut diketahui publik.

"Jika masyarakat enggan datang karena harga tiket yang mahal, maka tujuan utama PRSU sebagai media edukasi, promosi, dan pelestarian budaya dikhawatirkan tidak akan tercapai secara maksimal, "katanya.

DPD MON Sumut juga mendorong media massa untuk kembali mengangkat sejarah, fungsi, dan tujuan penyelenggaraan PRSU agar masyarakat memahami bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar hiburan, melainkan memiliki nilai edukatif dan strategis dalam memperkenalkan potensi Sumatera Utara.

Selain itu, Johan Merdeka berharap Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melakukan evaluasi terhadap kebijakan harga tiket masuk. Ia mengusulkan agar tiket masuk digratiskan bagi pelajar dan mahasiswa berusia 5 hingga 25 tahun sebagai bentuk dukungan terhadap pendidikan, pelestarian budaya, serta peningkatan wawasan generasi muda.

"Generasi muda harus diberikan kesempatan seluas-luasnya untuk mengenal budaya, potensi daerah, hasil pembangunan, serta inovasi yang dimiliki Sumatera Utara tanpa terbebani biaya masuk yang tinggi, "pungkasnya.**krN/Syahdan

(4889) Dibaca

 
Komentar Anda :
 




 
Redaksi | Indeks Berita | RSS | Indeks Iklan Copyright © 2010-2023 by KabarRiau.net. All Rights Reserved