BUNGARAYA
Jajaran Polsek Bungaraya, Polres Siak, terus mengimplementasikan Program Green Policing yang digagas Kapolda Riau sebagai bagian dari upaya membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.
Kali ini, edukasi lingkungan menyasar generasi usia dini. Polsek Bungaraya melaksanakan kegiatan Green Policing di TK Kartini, Kampung Jayapura, Kecamatan Bungaraya, Kabupaten Siak, Selasa (11/8/2026) sekira pukul 09.45 WIB.
Kegiatan dipimpin langsung Kapolsek Bungaraya AKP Mulyadi Sihombing, S.H., bersama Aiptu Jefri, Aiptu Ade Rachmat Saputra, Aipda Teguh Suseno, Aipda Rico R., dan Bripka Surya Lesmana.
Dalam kegiatan tersebut, personel kepolisian memberikan sosialisasi Program Green Policing sekaligus penyuluhan mengenai pentingnya menjaga kelestarian lingkungan. Edukasi disampaikan kepada anak-anak dengan pendekatan sederhana dan humanis agar pesan menjaga alam dapat dipahami sejak usia dini.
Tak hanya memberikan penyuluhan, jajaran Polsek Bungaraya juga menyerahkan dan melakukan penanaman sebanyak lima batang bibit kakao di lingkungan TK Kartini. Penanaman tersebut menjadi sarana edukasi langsung kepada anak-anak bahwa menjaga lingkungan dapat dimulai melalui tindakan sederhana, salah satunya menanam dan merawat pohon.
Kapolsek Bungaraya AKP Mulyadi Sihombing, S.H., mengatakan Green Policing bukan sekadar kegiatan penanaman pohon, melainkan bagian dari upaya kepolisian membangun kesadaran lingkungan secara berkelanjutan.
“Melalui Green Policing, kami ingin mengajak masyarakat, termasuk anak-anak sejak usia dini, untuk mengenal pentingnya menjaga dan mencintai lingkungan. Pohon yang ditanam hari ini diharapkan tidak hanya tumbuh secara fisik, tetapi juga menumbuhkan rasa tanggung jawab anak-anak terhadap alam di sekitarnya, ”ujar AKP Mulyadi.
Menurutnya, keterlibatan sekolah sangat penting karena pendidikan lingkungan yang diberikan sejak dini dapat membentuk kebiasaan positif hingga anak-anak tumbuh dewasa.
“Kami berharap lima bibit kakao yang ditanam ini nantinya dirawat bersama. Anak-anak dapat melihat bagaimana pohon tumbuh dari waktu ke waktu. Dari situlah muncul pembelajaran tentang kesabaran, tanggung jawab dan manfaat menjaga alam, ”tambahnya.
Sementara itu, Aiptu Jefri mengatakan keterlibatan polisi dalam edukasi lingkungan merupakan salah satu bentuk pendekatan kemitraan kepada masyarakat.
“Polisi hadir bukan hanya dalam persoalan keamanan dan ketertiban. Menjaga lingkungan juga menjadi kepentingan bersama. Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin membangun kedekatan dengan sekolah sekaligus mengajak anak-anak mengenal kepedulian terhadap lingkungan, ”katanya.
Aiptu Ade Rachmat Saputra menambahkan, pendidikan lingkungan akan lebih efektif apabila dilakukan melalui praktik langsung.
“Anak-anak tidak hanya diberikan penjelasan, tetapi juga diperlihatkan bagaimana menanam pohon. Harapannya mereka memiliki pengalaman dan pemahaman bahwa menjaga lingkungan harus diwujudkan melalui tindakan nyata, ”ungkapnya.
Hal senada disampaikan Aipda Teguh Suseno. Menurutnya, kebiasaan menjaga kebersihan, tidak merusak tanaman dan merawat pohon perlu ditanamkan sejak usia dini.
“Hal-hal sederhana yang diajarkan sejak kecil dapat menjadi kebiasaan ketika mereka dewasa. Kami ingin anak-anak memahami bahwa lingkungan yang hijau dan sehat merupakan tanggung jawab bersama, ”ujarnya.
Aipda Rico R. menyebut antusiasme anak-anak dan pihak sekolah menjadi energi positif bagi jajaran Polsek Bungaraya untuk terus menjalankan Program Green Policing.
“Respons dari guru dan anak-anak sangat baik. Kami berharap semangat ini tidak berhenti setelah kegiatan selesai, tetapi terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah maupun di rumah, ”tuturnya.
Sedangkan Bripka Surya Lesmana mengatakan penanaman bibit kakao juga membawa pesan bahwa tanaman yang dirawat dengan baik dapat memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat.
“Pohon yang kita tanam hari ini mungkin masih kecil, tetapi ketika dirawat akan tumbuh dan memberikan manfaat. Pesan sederhana inilah yang ingin kami sampaikan kepada anak-anak bahwa apa yang kita jaga hari ini dapat memberikan manfaat pada masa depan, ”katanya.
Kegiatan tersebut mendapat sambutan antusias dari lingkungan TK Kartini Kampung Jayapura. Interaksi antara personel kepolisian, guru dan siswa juga berlangsung akrab selama sosialisasi hingga proses penanaman bibit.
Melalui kegiatan ini, terjalin komunikasi dan sinergi antara Polsek Bungaraya dengan pihak sekolah serta tersampaikannya pesan-pesan kepolisian mengenai kepedulian terhadap lingkungan hidup.
Polsek Bungaraya menegaskan kegiatan Green Policing akan terus didorong di wilayah hukumnya sebagai bagian dari komitmen mendukung pelestarian lingkungan sekaligus membangun kemitraan kepolisian yang humanis dengan masyarakat.
Program tersebut diharapkan mampu melahirkan kesadaran kolektif bahwa menjaga lingkungan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah maupun aparat, tetapi merupakan tanggung jawab seluruh lapisan masyarakat.
Dari lingkungan sekolah, Polsek Bungaraya ingin menanamkan satu pesan sederhana: menanam pohon hari ini berarti menjaga kehidupan untuk generasi mendatang.*krN/Rishki