Sabtu, 29 08 2026 Perhatian : Pengambilan berita kabarriau.net harus mencantumkan kabarriau, boleh krN, atau kami akan menuntut sesuai UU No.12 Thn 1997 tentang Hak Cipta
 
Kodim 0321/Rohil Bersama TPID Sidak Pasar, Harga Ayam Ras Tembus Rp60 Ribu per Kilogram
Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:23:47 WIB

Kabar Riau - Rohil
Harga Ayam Ras Melambung, Kodim 0321/Rohil Bersama TPID Turun Langsung ke Pasar

SHARE
   
 

Sidak Pasar Bagansiapiapi, Harga Ayam Ras Tembus Rp60 Ribu per Kilogram

BAGANSIAPIAPI, ROKAN HILIR 

Kodim 0321/Rokan Hilir bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Rokan Hilir melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pasar di Kota Bagansiapiapi, Jumat (28/8/2026).

Sidak yang dimulai sekitar pukul 09.25 WIB tersebut menyasar Pasar Datuk Rubiah di Jalan Sumatera dan Pasar Bintang di Jalan Bintang. Kegiatan dilakukan untuk memantau harga sekaligus memastikan ketersediaan sejumlah komoditas pangan, khususnya ayam ras yang mengalami kenaikan cukup signifikan.

Sidak tersebut diikuti Sekda Kabupaten Rokan Hilir H. Fauzi Efrizal, S.Sos., M.Si., Dandim 0321/Rohil yang diwakili Wadanramil 01/Bangko Kapten CBA (K) Karnilawati, Kajari Rohil yang diwakili Kasi Intel Alfriwan Putra, S.H., Kapolsek Bangko Kompol Asian Sihombing, S.I.K., M.I.K., serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah terkait.

Dari hasil pemantauan, harga ayam ras di tingkat pedagang berada pada kisaran Rp56.000 hingga Rp60.000 per kilogram. Angka tersebut meningkat cukup jauh dibandingkan harga normal yang berada di kisaran Rp30.000 hingga Rp40.000 per kilogram.

Kenaikan harga tersebut antara lain dipengaruhi berkurangnya stok di tingkat distributor seiring meningkatnya permintaan untuk memenuhi kebutuhan dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG). Selain itu, biaya distribusi juga disebut turut memengaruhi harga ayam yang sampai ke pedagang dan konsumen.

Pemkab Rohil bersama Forkopimda dan stakeholder terkait akan mengambil sejumlah langkah pengendalian, di antaranya melalui operasi pasar serta mendorong distributor menambah pasokan atau kuota ayam ras agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.

Dandim 0321/Rohil menyatakan pihaknya mendukung penuh langkah pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan.

“Kami dari Kodim 0321/Rohil mendukung langkah Pemda bersama Forkopimda dan TPID dalam melakukan pemantauan serta pengendalian harga. Kondisi kenaikan harga ayam ras ini perlu kita lihat secara menyeluruh, terutama dari sisi ketersediaan stok dan kelancaran distribusinya, ”ujarnya.

Menurutnya, keterbatasan pasokan di tingkat distributor yang bersamaan dengan meningkatnya kebutuhan dapat membuat harga semakin sulit dikendalikan jika tidak segera diantisipasi.

“Yang terpenting adalah bagaimana memastikan pasokan tetap tersedia dan distribusi berjalan lancar. Kita berharap distributor dapat menambah pasokan sehingga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dan harga secara bertahap kembali stabil, ”katanya.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara kepentingan masyarakat sebagai konsumen dan keberlangsungan usaha para pedagang.

“Kita ingin masyarakat mendapatkan bahan pangan dengan harga yang wajar, tetapi di sisi lain pedagang juga harus tetap bisa menjalankan usahanya. Karena itu, diperlukan koordinasi semua pihak agar persoalan ini dapat diselesaikan dengan baik, ”tegasnya.

Pedagang Keluhkan Lapak di Luar Pasar

Selain memantau harga komoditas pangan, rombongan juga menerima keluhan sejumlah pedagang yang berjualan di dalam area pasar.

Para pedagang mengeluhkan keberadaan pedagang yang berjualan di luar area pasar, khususnya di sekitar pintu masuk. Kondisi tersebut dinilai berdampak terhadap omzet pedagang yang telah menempati tempat di dalam pasar.

Menanggapi keluhan tersebut, Pemkab Rohil bersama Forkopimda dan stakeholder terkait akan menggelar rapat koordinasi untuk mencari solusi, termasuk melakukan penataan dan penertiban secara persuasif.

Dandim menegaskan, penataan kawasan pasar harus dilakukan melalui koordinasi dan pendekatan yang baik agar tidak menimbulkan persoalan baru.

“Terkait pedagang di luar pasar, tentunya perlu dicarikan solusi yang baik. Penertiban harus dilakukan secara persuasif, dengan mengedepankan komunikasi dan kepentingan bersama. Jangan sampai persoalan penataan pasar justru menimbulkan konflik di antara para pedagang, ”jelasnya.

Ia berharap seluruh pihak dapat menjaga situasi tetap aman dan kondusif serta mengedepankan kepentingan masyarakat.

“Kami mengimbau seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga kondusivitas. Kodim 0321/Rohil siap mendukung pemerintah daerah dan Forkopimda dalam upaya menjaga stabilitas wilayah, termasuk dalam menghadapi persoalan yang berkaitan dengan kebutuhan pokok masyarakat, ”pungkasnya.

Sidak pasar selesai sekitar pukul 10.25 WIB. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif.**krN/Andri

(5265) Dibaca

 
Komentar Anda :
 




 
Redaksi | Indeks Berita | RSS | Indeks Iklan Copyright © 2010-2023 by KabarRiau.net. All Rights Reserved