Senin, 07 09 2026 Perhatian : Pengambilan berita kabarriau.net harus mencantumkan kabarriau, boleh krN, atau kami akan menuntut sesuai UU No.12 Thn 1997 tentang Hak Cipta
 
Karhutla Dayun Siak Tak Kunjung Padam, Water Bombing dan 4 Alat Berat Dikerahkan
Minggu, 06 September 2026 - 11:27:39 WIB

Kabar Riau - Siak
Karhutla Dayun Siak Meluas, Tim Gabungan Perkuat Pemadaman dari Darat dan Udara

SHARE
   
 

Api Membara di Dayun Siak, 50 Personel dan Water Bombing Diterjunkan

DAYUN

Tim gabungan kembali berjibaku memadamkan dan melakukan pendinginan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kampung Dayun, Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak, Minggu (6/9/2026).

Operasi penanganan difokuskan di RT 19 RW 01, Dusun Pematang Sepetai. Pemadaman melibatkan personel gabungan dari Polri, pemerintah daerah, Manggala Agni, BPBD, pemerintah kecamatan dan kampung, Masyarakat Peduli Api (MPA), serta PTPN V.

Kabagops Polres Siak Kompol Ermanto mengatakan, sedikitnya 50 personel dikerahkan untuk memperkuat penanganan Karhutla di lokasi.

Selain personel, delapan unit mesin pompa lengkap dengan selang dan sejumlah peralatan pemadaman dioperasikan untuk menjangkau titik-titik api.

“Personel melakukan pemadaman sekaligus pendinginan untuk memastikan api dapat dikendalikan dan tidak merambat ke areal lainnya. Fokus kami adalah menangani titik yang masih terbakar sekaligus mencegah perluasan, ”ujar Ermanto.

Penanganan dari darat diperkuat dengan empat unit alat berat. Peralatan tersebut digunakan untuk membuat sekat guna menghambat pergerakan api dan mencegah kebakaran meluas ke areal lainnya.

Sementara itu, pemadaman dari udara juga dilakukan menggunakan helikopter melalui operasi water bombing. Upaya tersebut difokuskan untuk menjangkau titik panas dan area kebakaran yang sulit ditangani dari darat.

Ermanto menyebut, operasi water bombing telah dilakukan sejak Sabtu (5/9) siang dan kembali dilanjutkan pada Minggu (6/9).

Untuk mendukung koordinasi, posko lapangan juga telah didirikan. Posko tersebut menjadi pusat pemantauan dan evaluasi perkembangan situasi sekaligus menentukan langkah penanganan selanjutnya.

Aspek keselamatan personel turut menjadi perhatian selama operasi berlangsung. Tim puskesmas disiagakan di lokasi untuk memberikan penanganan medis apabila diperlukan, termasuk mengantisipasi gangguan kesehatan akibat paparan asap seperti infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

Di sisi lain, Kabid Humas Polda Riau Kombes Akmadi mengatakan seluruh jajaran terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi Karhutla di tengah kondisi yang masih rawan.

Menurutnya, penanganan Karhutla tidak hanya berorientasi pada pemadaman api, tetapi juga memastikan kebakaran tidak berkembang dan meluas.

Karena itu, Polda Riau bersama jajaran terus mengedepankan sinergi dengan TNI, pemerintah daerah, BPBD, Manggala Agni, perusahaan, MPA, dan masyarakat.

“Setiap titik yang muncul harus ditangani secepat mungkin. Personel di lapangan berjibaku melakukan pemadaman dan pendinginan, dibantu water bombing serta alat berat. Prinsipnya, jangan beri ruang bagi api untuk meluas, ”kata Akmadi.

Akmadi juga mengingatkan masyarakat, khususnya pemilik kebun maupun warga yang hendak membuka lahan untuk pertanian dan perkebunan, agar tidak menggunakan metode pembakaran.

Menurutnya, api yang awalnya terlihat kecil dapat dengan cepat membesar dan sulit dikendalikan, terutama ketika berada di lahan kering serta didukung kondisi cuaca yang meningkatkan risiko kebakaran.

“Saat ratusan orang harus turun memadamkan api, pencegahan dari masyarakat menjadi sangat penting. Jangan membuka lahan dengan cara membakar, ”tegasnya.

Polda Riau mengimbau masyarakat segera melaporkan apabila menemukan titik api maupun aktivitas pembakaran lahan di lingkungan sekitar.

Laporan sedini mungkin dinilai penting agar petugas dapat segera melakukan penanganan sebelum api berkembang dan meluas.*krN/RN Garawn

(10529) Dibaca

 
Komentar Anda :
 




 
Redaksi | Indeks Berita | RSS | Indeks Iklan Copyright © 2010-2023 by KabarRiau.net. All Rights Reserved