Sabtu, 12 09 2026 Perhatian : Pengambilan berita kabarriau.net harus mencantumkan kabarriau, boleh krN, atau kami akan menuntut sesuai UU No.12 Thn 1997 tentang Hak Cipta
 
Tim Mabes TNI Patroli Titik Rawan Karhutla di Bagan Sinembah, Warga Diajak Tingkatkan Kewaspadaan
Sabtu, 12 September 2026 - 07:23:14 WIB

Kabar Riau - Rohil
Cegah Karhutla, Tim Mabes TNI Turun Patroli Bersama MPA dan Masyarakat di Bagan Sinembah
SHARE
   
 

ROKAN HILIR 

Tim Penyuluh Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (Mabes TNI) melaksanakan patroli pencegahan karhutla di sejumlah titik rawan di Kepenghuluan Bagan Sinembah Utara, Kecamatan Bagan Sinembah, Kabupaten Rokan Hilir, Riau, Sabtu (12/9/2026).

Patroli yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB tersebut dilakukan sebagai langkah preventif untuk memantau kondisi wilayah yang berpotensi mengalami kebakaran hutan dan lahan, sekaligus meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap ancaman karhutla.

Tim Penyuluh Karhutla Mabes TNI yang turun dalam kegiatan tersebut terdiri dari Brigjen TNI (Mar) Benny P. Nadeak, S.E., M.A., Kolonel Elektronika (Lek) Aris Setianta, Kolonel Mar. M. Asrof Widiarto, S.T., M.Tr.(Hanla), Letkol Mar. Alyessi Hippy, Mayor Inf. Andang Rohadi, Mayor Inf. Roni Kusnandar, dan Mayor Inf. Ade Hermansyah.

Dalam pelaksanaan patroli, tim didampingi enam orang dari unsur kewilayahan dan masyarakat, yakni tiga personel Koramil beserta jajaran, satu anggota Masyarakat Peduli Api (MPA), serta dua warga setempat.

Tim menyusuri sejumlah wilayah yang dinilai rawan karhutla untuk melihat langsung kondisi lapangan dan mengidentifikasi potensi yang dapat memicu terjadinya kebakaran.

Selain melakukan pemantauan, tim juga memberikan penyuluhan dan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga lingkungan serta menghindari aktivitas yang berpotensi menyebabkan kebakaran hutan dan lahan.

Keterlibatan TNI, aparat kewilayahan, MPA dan masyarakat menjadi bagian dari upaya bersama memperkuat pencegahan karhutla, khususnya pada wilayah yang memiliki tingkat kerawanan kebakaran.

Masyarakat juga didorong untuk meningkatkan kewaspadaan dan berperan aktif menjaga lingkungan, termasuk segera melaporkan kepada aparat terkait apabila menemukan indikasi kebakaran maupun aktivitas yang berpotensi memicu karhutla.

Melalui patroli dan penyuluhan secara langsung di lapangan, diharapkan potensi kebakaran dapat diketahui lebih dini sehingga langkah pencegahan maupun penanganan dapat dilakukan sebelum api meluas.**krN/Andri

(4701) Dibaca

 
Komentar Anda :
 




 
Redaksi | Indeks Berita | RSS | Indeks Iklan Copyright © 2010-2023 by KabarRiau.net. All Rights Reserved