Selasa, 15 09 2026 Perhatian : Pengambilan berita kabarriau.net harus mencantumkan kabarriau, boleh krN, atau kami akan menuntut sesuai UU No.12 Thn 1997 tentang Hak Cipta
 
Cek Jagung Pipil Usia 61 Hari di Temusai, Aipda Hendra: Pertumbuhan Tanaman Masih Perlu Perawatan
Selasa, 15 September 2026 - 07:57:35 WIB

Kabar Riau - Siak
Jagung Pipil di Teluk Musahab Kurang Berkembang Optimal, Kapolsek Bungaraya Dorong Pemantauan Berkelanjutan

SHARE
   
 

Pertumbuhan Jagung Pipil di Temusai Belum Merata, Bhabinkamtibmas Pantau Perawatan di Lahan 1 Hektare

BUNGARAYA 

Bhabinkamtibmas Kampung Temusai Polsek Bungaraya, Aipda Hendra R., melakukan pengecekan perkembangan tanaman jagung pipil milik masyarakat di Dusun Teluk Musahab, Kampung Temusai, Kecamatan Bungaraya, Kabupaten Siak, Selasa (15/9/2026) sekitar pukul 09.20 WIB.

Pengecekan tersebut dilakukan terhadap lahan ketahanan pangan milik Syamsudin dengan luas areal penanaman sekitar satu hektare. Tanaman jagung pipil yang ditanam dengan sistem semai lubang tanam itu saat ini telah berusia sekitar 61 hari.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, perkembangan tanaman belum menunjukkan pertumbuhan yang merata. Kondisi batang maupun tinggi tanaman terlihat berbeda-beda dan sebagian tanaman dinilai kurang berkembang dengan baik.

Meski demikian, tanaman masih terus mendapatkan perawatan secara berkala dan berkelanjutan. Lahan yang digunakan untuk penanaman diketahui memiliki kontur tanah mineral. Lokasi areal tersebut berada pada titik koordinat 1.03207109 N, 102.07385354 E.

Bhabinkamtibmas Kampung Temusai, Aipda Hendra R., mengatakan pemantauan dilakukan untuk mengetahui secara langsung perkembangan tanaman sekaligus kondisi yang dihadapi pada lahan pertanian masyarakat.

“Dari pengecekan hari ini, pertumbuhan jagung pipil memang belum merata. Ada perbedaan pada pertumbuhan batang dan tinggi tanaman. Saat ini tanaman masih dalam proses perawatan secara berkala dan berkelanjutan. Kami akan terus melakukan pemantauan terhadap perkembangannya, ”kata Aipda Hendra R.

Menurutnya, pengecekan lapangan juga penting agar perkembangan program ketahanan pangan dapat diketahui berdasarkan kondisi faktual tanaman, termasuk ketika ditemukan pertumbuhan yang belum optimal.

Sementara itu, Kapolsek Bungaraya AKP Mulyadi Sihombing, S.H., mengatakan jajaran Bhabinkamtibmas terus diarahkan untuk melakukan pendampingan dan pemantauan kegiatan ketahanan pangan yang berjalan di wilayah binaan masing-masing.

“Pemantauan bukan hanya dilakukan ketika tanaman tumbuh baik, tetapi juga untuk mengetahui kendala dan perkembangan riil di lapangan. Apabila pertumbuhannya belum optimal, kondisi tersebut menjadi bahan evaluasi agar perawatan dapat terus dilakukan dan perkembangan tanaman dapat dipantau, ”ujar AKP Mulyadi Sihombing.

Kapolsek menambahkan, keterlibatan Bhabinkamtibmas dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari dukungan Polsek Bungaraya terhadap program ketahanan pangan sekaligus membangun komunikasi dengan masyarakat yang mengelola lahan pertanian.

Hingga pengecekan dilakukan, estimasi waktu panen jagung pipil tersebut belum ditentukan. Pemantauan dan perawatan tanaman masih terus dilakukan dengan memperhatikan kondisi serta perkembangan tanaman di lapangan.*krN/Rishki

(3197) Dibaca

 
Komentar Anda :
 




 
Redaksi | Indeks Berita | RSS | Indeks Iklan Copyright © 2010-2023 by KabarRiau.net. All Rights Reserved